PROSES PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN PUPUK BIOLIM

Cover

KATA PENGANTAR

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN

ISI

LAMPIRAN

Iklan
Categories: Karya Munaqosah Kelas IX | Tinggalkan komentar

PRESTASI MTs MA’ARIF 1 PONOROGO 2017 DI BIDANG PIDATO BAHASA INDONESIA

TIDAK PERCAYA BAHWA MENJADI JUARA 1TINGKAT PROVINSI SE-JAWA TIMUR

img_20170225_132926

Adelia Ziadatu Rizqillah atau biasa dipanggil Adel, siswi Mts Ma’arif 1 Ponorogo ini adalah salah satu peraih medali emas tingkat provinsi Se-Jawa Timur, karena bakatnya dibidang pidato bahasa Indonesia.Minat Adel muncul saat berlomba di SAC 8 MAN 2 Ponorogo dengan meraih juara 3 Se-karisidenan madiun “setelah saya mengetahui bahwa bakat saya mulai muncul,saya mulai menekuni di bidang pidato bahasa Indonesia ini” ucap siswi kelas 8 ini

Dia masih ingin mempertahankan posisinya dan ingin belajar lagi untuk bisa menjadi juara 1.Saat itu Adel mulai berfikiran untuk mengikuti lomba AKSIOMA keVI  walaupun hanya coba-coba, siswi kelas 8 Mts  Ma’arif 1 Ponorogo ini sangat percaya diri untuk bisa juara 1 “ yang perlu untuk jadi juara 1 hanyalah percaya diri, ikhtiar, dan berdo’a” dan terwujudlah impian Adel untuk bisa juara 1 tingkat kabupaten Ponorogo, setelah itu Adel pun bekerja keras dengan tekun latihan setiap hari untuk bisa melampaui peringkatnya dulu di kabupaten.

Selain itu Siswi Mts Ma’arif 1 Ponorogo itu, berfikiran menggunakan jaz dengan baju berwarna putih serta jilbab yang berwarna orange yang begitu mencolok. Selain itu Adel dibimbing oleh guru Pembina yaitu: Ibu Khoirun Nisa’ Dwi Astuti, Ibu Anifatur Rosidah, Bapak Hasyim As’ary dan Bapak Yasin Subagio.

Dan pada akhirnya perjuangan Adel mencapai puncaknya yaitu: dia berhasil meraih juara 1 tingkat provinsi Se-Jawa Timur. “Aku sungguh tidak percaya bahwa bisa menjadi juara 1,aku sangat senang, tidak sadar dan sangat gembira.”ucap siswi Mts Ma’arif 1 Ponorogo ini dengan tangis yang bersedu-sedu.

Karya tim jurnalistik Mts Ma’arif 1 Ponorogo

Reporter: Danang Rosadi dan Iham Maghfiroh

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Menggaet Prestasi bersama Ajang Religion, Science, and Art Competition (RSAC) dan Ma’arif Scout Competition (MSC)

Melalui ajang bergengsi setiap anak berusaha mengekspresikan dan menunjukkan jati dirinya. Begitu juga dengan lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif 1 Ponorogo diusianya yang telah beranjak 6 tahun telah menebarkan benih-benih kemajuan melalui sebuah ajang kompetisi bergengsi. Religion, Science, and Art Competition (RSAC) dan Madrasah Scout Competition (MSC) adalah kegiatan yang telah diagendakan oleh lembaga pendidikan MTs Ma’arif 1 Ponorogo dan diperuntukkan bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Rangkaian kegiatan akbar ini telah terselenggara pada hari Sabtu (4/1) untuk RSAC dan Minggu (5/1) untuk MSC. Kegiatan RSAC yang diprakarsai oleh Madrasah berbasis NU ini merupakan tahun ke-6 yang dari tahun ke tahun mengalami banyak peningkatan. Begitu halnya dengan MSC, meski baru tahun ke-3 akan tetapi sudah menunjukkan kemajuan dalam menggaet para siswa untuk mengekspresikan dirinya.

img_1980

(Pembagian Hadiah Kepada pemenang lomba)

Dengan kegiatan RSAC dan MSC ini MTs. Ma’arif 1 Ponorogo memfasilitasi para siswa sehingga dapat diketahui potensi-potensi yang ada pada mereka serta sebagai sarana untuk dapat menyalurkan minat dan bakat. Kegiatan ini sangat matching dengan apa yang diterapkan di MTs Ma’arif 1 Ponorogo, yaitu pendidikan berbasis karakter.

“RSAC tahun ini dinilai cukup sukses karena telah mampu menggaet 260 peserta lomba dari 37 lembaga Madrasah”, tutur Hasyim As’ari, S.Pd.I selaku Kepala Madrasah. Kesuksesan ini dibuktikan dari adanya peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya yang hanya 230 peserta dari 31 lembaga. “Saya sangat mengapresiasi terhadap kegiatan ini karena mampu mengakomodir peserta didik baik di lingkungan kemenag (red: Madrasah Ibtidaiyah) maupun diknas (red: Sekolah Dasar). Kompetisi ini telah berlangsung enam kali seumuran dengan berdirinya MTs. Ma’arif 1 Ponorogo di Jarakan, Banyudono, Ponorogo”, tutur Drs. H. Syaikhudin Nasir, M. Pd selaku Kasubag TU Kemenag Kabupaten Ponorogo saat membuka acara RSAC VI.

Keseluruhan mata lomba RSAC yang diselenggarakan meliputi pidato, tartil, seni kaligrafi, karaoke, olimpiade MIPA, dan olimpiade Aswaja (Ahlussunnah waljama’ah). Peserta lomba adalah perorangan kecuali olimpiade MIPA yang terdiri dari 2 siswa dalam satu tim. Setiap lomba memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Menariknya dalam kegiatan RSAC ini diambil 6 juara dari masing-masing lomba. Khususnya untuk mata lomba pidato, karaoke, dan tartil juaranya dibedakan menjadi putra dan putri.

Ahmad Kirom, S.Pd selaku penanggungjawab lomba pidato menjelaskan bahwa cabang lomba seni pidato merupakan sebuah ajang kegiatan yang bertujuan untuk melatih siswa berani tampil di depan umum dalam hal kecakapan berbicara Bahasa Indonesia dengan lancar dan menyampaikan sebuah tema dengan nada, intonasi, serta ekspresi yang sesuai. Dalam kesempatan besar ini, diikuti oleh 38 peserta lomba yang terdiri dari 21 peserta putri dan 17 peserta putra. Sebagai juara terbaik putri diraih oleh Indarista Frederica (MI Kresna Madiun) dan untuk sang juara kategori putra disabet oleh MI Plus Bunga Bangsa Madiun atas nama M. Reihan Nabiha. Kota Madiun sebagai kota tamu telah mendominasi pada kategori lomba pidato.

Ajang lomba yang tidak kalah menariknya dan merupakan lomba paling diminati di antara yang lain adalah lomba seni tartil dibuktikan dengan hadirnya 43 peserta, yang terbagi menjadi 23 peserta putra dan 22 peserta putri. Saiful Bahri selaku penanggung jawab lomba mengaku hampir kewalahan karena banyaknya peserta. Untungnya sang juri merupakan orang profesional yang telah menjuarai lomba tingkat Nasional. Lagi dan lagi sang juara direbut oleh MI Kresna Madiun baik putra maupun putri atas nama Winda Azizatun Nisa dan Religius Nur Hidayat.

Bagi adek-adek yang gemar menyanyi dan dianugerahi suara yang menawan, cabang lomba seni karaoke adalah ajang yang tepat untuk menyalurkannya. Pada lomba seni karaoke ini berjumlah 29 peserta (20 peserta putri dan 9 peserta putra). Meski peminatnya lebih sedikit dari dua cabang lomba seni lainnya namun para penontonnya membludak memadati depan panggung utama. Sebagai pemenang kategori putra berasal dari MI Tarbiyatul Athfal Pulosari, Kecamatan Jambon dengan nama Afiz Setiawan dan Jonah Ratriningrat dari MI Terpadu Bina Putra Cendekia Ponorogo sebagai juara karaoke kategori putri.

Perlombaan cabang seni yang terakhir adalah seni tulis kaligrafi yang diikuti oleh 43 peserta dari berbagai penjuru madrasah. Pemenang lomba kaligrafi berasal dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Falah Sukorejo Ponorogo dengan nama Osaweka Candra.

Kesuksesan RSAC juga ditandai oleh membludaknya peserta lomba olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang diikuti oleh 41 tim, dengan rincian jumlah peserta 82 siswa. Yang tidak kalah menariknya, panitia bekerja sama dengan bimbingan belajar ternama Ganesha Operation (GO) dalam rangka pembuatan soal. Kredibilitas soal tidak dipertanyakan lagi. Ada tiga babak yang harus dilewati jika ingin memenangkan jenis lomba ini. Babak pertama seluruh tim mengerjakan 30 soal dengan durasi 35 menit. Setiap tim terlihat serius dan cekatan melahap soal-soal yang tersaji. Namun tetap hanyalah sepuluh tim yang dapat melanjutkan babak kedua untuk mengerjakan 15 soal dengan waktu 20 menit. Tim korektor tampak serius dan teliti dalam menentukan finalis lomba. Yang paling seru dari lomba ini adalah babak ketiga yakni babak adu cepat yang diikuti oleh 3 tim dari MI Kresna Madiun 2 regu dan SD Ma’arif. Saat babak adu cepat berlangsung, ketiga tim tampak tegang, serius dan beradu cepat memencet bel. Nampaknya Madrasah yang berlokasi di Kota Madiun ini  kemampuan peserta didiknya perlu diperhitungkan. Akhirnya Muhammad Farel F dan Vietanisa Sarah M merebut piala juara 1 olimpiade MIPA.

Untuk menguji kemampuan siswa dalam pengetahuan aswaja (ahlussunnah waljama’ah), 17 peserta dari madrasah yang berbeda-beda beradu di lomba olimpiade aswaja dengan mengerjakan 40 soal pilihan ganda. Setelah melalui tahapan dan koreksi yang cukup ketat, juri menetapkan Trah Aura Najam dari MI Ma’arif Syuhada’ sebagai juara terbaik. Berdasarkan akumulasi juara dan perhitungan yang cukup teliti, piala juara umum yang dahulu bertahan di MI Kresna pada tahun 2017 ini diraih kembali oleh MI Kresna Madiun.

IMG_1991.JPG

(Penyerahan piala juara umum RSAC VI dari Tim Pengembang MTs. Ma’arif 1 Ponorogo kepada MI Kresna Madiun)

Rangkaian kegiatan berikutnya yang masih dalam ajang kompetisi bergengsi adalah Ma’arif Scout Competition (MSC) yang diikuti oleh 9 regu. Meski tidak seperti peserta RSAC yang membludak, MSC ini cukup meriah karena dalam satu regu berjumlah 8 siswa dengan memperebutkan 9 juara terbaik per-mata lomba, 3 terbaik regu putra, 3 terbaik regu putri, dan 1 kejuaraan umum.

Sembilan mata lomba yang diujikan meliputi pembuatan pionering, cerdas cermat, Transfer Berita Pendek (TBP), bercerita Bahasa Indonesia, Hafalan Pembukaan UUD 1945, Kemampuan Indera Manusia (KIM), halang rintang, formasi yel-yel, dan tembang macapat. Muhammad Taqwim, salah satu peserta lomba dari MI Ma’arif Panjeng mengaku sangat senang dan gembira mengikuti perlombaan MSC yang diadakan oleh MTs yang berlokasi di Desa Jarakan ini. Pergama merupakan pengalaman pertama sebelum dia maju ke lomba MSC. Dengan adanya pengalaman itu dia berharap dapat menjadi juara umum.

Dalam kesempatan MSC yang ketiga ini piala juara umum disabet oleh MI Ma’arif Syuhada’ Ponorogo dengan meraih 6 juara terbaik per-mata lomba, juara 1 putra, dan juara 1 putri. Mila, ketua regu putri dari MI Ma’arif Syuhada’ menjelaskan bahwa hanya latihan 1 minggu 4 hari untuk mempersiapkan kompetisi ini. “Dalam membimbing mereka, saya merasa serba kurang karena belajar mulai dari nol. Saya terus berusaha yang terbaik dan Alhamdulillah dapat meraih juara umum pada tahun ini”, ucap Alfina Rizqia Sari, Kakak Pembina dari MI Ma’arif Syuhada’.

“Semoga dengan adanya RSAC dan MSC ini menjadikan MTs. Ma’arif 1 Ponorogo semakin lebih baik, dikenal oleh masyarakat luas di berbagai penjuru, serta menjadi wadah yang baik untuk peserta didik SD/ MI dalam mengembangkan bakat dan minat mereka”, jelas Wahid Syamsul Arifin, Ketua RSAC VI di akhir acara.

IMG_2140.JPG

(Penyerahan Piala Juara Umum MSC III Oleh Kepala MTs. Ma’arif 1 Ponorogo kepada MI Ma’arif Syuhada’)

Reporter : Tim Jurnalistik MTs. Ma’arif 1 Ponorogo

Categories: Berita | Tag: , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

TERIMAKASIH IBU . . .

Oleh : Rohmat Jefri Saputro

Ibu . . .

Engkaulah cahaya yang menyinari hidupku

Kau rela berpanasan

Demi bekal masa depanku

 

Oh Ibu . . .

Kaulah pelita jiwaku

Jasamu kan s’lalu kuukir

Hingga akhir hayatku

Terimakasih Ibu

 

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

PAHLAWAN KELUARGA

Oleh : Niken Puspa Kirana

Ayah . . .

Engkaulah pahlawan keluarga

Imam dan pemimpin bagi istri dan anakmu

Kaulah sosok pejuang di hatiku

Tetesan keringat bercucuran

Demi menafkahi kami

Dengan penuh keikhlasan dan tak kenal lelah

Jasamu penuh berkah

 

Ayah . . .

Terik matahari yang menyengat

Tak mengurangi gelora semangat

Membanting tulang

Berkorban demi keluarga

Kumemohon kepada Tuhan

Ntuk senantiasa menjagamu

Di jalan kebenaran

 

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

DUA CAHAYA HATIKU

Oleh : Ahmad ‘Ainun Zeva Zachari

Pertama kali kulihat dunia

Bersama tangisan kebahagiaan

Kudapati seorang wanita terbaring lemah

Berjuang demi kubisa melihat dunia baru

Kutatap seorang lelaki yang menggendongku

Disertai tangis haru

Akhirnya kumengerti

Merekalah ayah ibuku

Dua cahaya hatiku

Kau pancarkan cahayamu kalaku dalam kegelapan

Coba membangkitkan saat ku terjatuh

Kudo’akan selalu dua cahaya di hatiku

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

IBUKU PAHLAWANKU

Oleh : Ilham Maghfiroh

Ibu . . . Engkaulah pahlawanku

Pelindungku dari mara bahaya

Penasehat terbaik dikala kusalah

Kau curahkan mutiara kasih di sepanjang masa

 

Ibu . . . tak bisa ku membalas jasamu yang seluas samudera

Jasamu yang melebihi luasnya alam semesta

Namun ku selalu berdo’a

Agar kau bersamaku selamanya

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

GELAPNYA PERADABAN

Oleh : Aula Nanda

 

Kuberjalan . . .

Arungi detik-detik waktu

Bagai sang surya yang singgah dalam benakku

Kaulah . . .

Dan kaulah . . .

 

Kau rajut asa dalam kerapuhan

Hanya untukku . . .

Pengorbananmu kian lama kian menjadi saksi

Diera zaman yang terus menantang

Peradaban mulai goyah

Kadangku tak mengerti bagaimana sosokmu!

 

Belaian tanganmu sepanjang nafasku

Dengan kesabaranmu

Yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata

Nakalku . . .

Bandelku . . .

Kau jawab dengan senyuman dan nasehat lembutmu

Namun apa kataku?

Bentakan! Cacian! Hinaan!

Itulah balasanku . . .

Kuhanya dapat terpukul membisu

Merasakan peradaban yang kian memburuk

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

INSAN PENERANG JIWA

Oleh : Nadia Fitri Ajeng Pratiwi

Pancaran sinar hatinya menerangi jiwa

Sosok insan yang berjasa dalam hidupku

Dialah Ayah Ibu

Ya . . . kedua insan setia yang s’lalu di sisiku

Ayah, sang motivator hidup

Cinta kasihnya demi menghidupiku

Terik sang surya tak menjadi penghalang baginya

Membanting tulang demi keluarga

 

Ibu, dialah sosok bidadari kehidupanku

Wanita terhebat tanpa kenal lelah

Melahirkan, menyusui, dan merawat putri mungilmu

Kau gendong aku tanpa rasa letih

Tidurpun tak nyenyak

Makanpun tak enak

Oh Ibu . . . kaulah wanita tegar sekuat batu karang

Kau bagai pelita dalam kegelapan

Yang menyinari setiap sudut hidupku

 

Ayah . . . Ibu . . . aku sayang padamu

Maafkan seribu salah putrimu ini

Yang acap kali membantah nasehatmu

Ayah . . . Ibu . . . I love you

Categories: KARYA JURNALISTIK 2017 | Tinggalkan komentar

KARYA JURNALIS MTS MAARIF 1 PONOROGO 2017

INSAN MULIA

Oleh : Danang Rosadi

Kau tak pernah melahirkanku

Kaupun jua tak menyusuiku

Namun suaramulah yang pertama mengajariku menyeru kepada Allah

Ayah . . . dari tetesan keringatmulah kudapat menikmati hidup

Nasehatmu bak malaikat penenangku

Kasihmu tak luput oleh sang waktu

Cintamu kan terus terukir di hati

Ayah kaulah insan mulia yang hadir dalam hidupku

Categories: KARYA JURNALISTIK 2017 | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.