Kaum Beragama Negeri Ini

 

Karya : KH Musrofa Bisri

 

Tuhan, lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini
mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain
di negeri-negeri lain, demi mendapatkan ridha Mu
mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka
untuk berebut tempat terdekat di sisi Mu
mereka bahkan tega menyodok dan menikam hamba-hamba Mu sendiri
demi memperoleh rahmat Mu
mereka memaafkan kesalahan dan mendiamkan kemungkaran
bahkan mendukung kelaliman

 

untuk membuktikan keluhuran budi mereka
terhadap setanpun mereka tak pernah berburuk sangka

Tuhan, lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini
mereka terus membuatkan Mu rumah-rumah mewah
di antara gedung-gedung kota
hingga tengah-tengah sawah
dengan kubah-kubah megah dan menara-menara menjulang
untuk meneriakkan nama Mu
menambah segan dan keder hamba-hamba kecil Mu
yang ingin sowan kepada Mu
nama Mu mereka nyanyikan dalam acara hiburan
hingga pesta agung kenegaraan
mereka merasa begitu dekat dengan Mu
hingga masing-masing merasa berhak mewakili Mu
yang memiliki kelebihan harta membuktikan
kedekatannya dengan harta yang Engkau berikan
yang memiliki kelebihan kekuasaan membuktikan
kedekatannya dengan kekuasaan yang Engkau limpahkan
yang memiliki kelebihan ilmu membuktikan
kedekatannya dengan ilmu yang Engkau karuniakan
mereka yang Engkau anugerahi kekuatan
seringkali bahkan merasa diri Engkau sendiri
mereka bukan saja ikut menentukan ibadah
tapi juga menetapkan siapa ke sorga siapa ke neraka
mereka sakralkan pendapat mereka
dan mereka akbarkan semua yang mereka lakukan
hingga takbir dan ikrar mereka
yang kosong bagai perut bedug

Allahu Akbar Walillahil Hamd

 

Ibu

 

kalau aku merantau lalu datang musim kemarau

sumur-sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting

hanya mataair airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir

bila aku merantau

sedap kopyor susumu dan ronta kenakalanku

di hati ada mayang siwalan memutikkan sari-sari kerinduan

lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar

ibu adalah gua pertapaanku

dan ibulah yang meletakkan aku di sini

saat bunga kembang menyemerbak bau sayang

ibu menunjuk ke langit, kemundian ke bumi

aku mengangguk meskipun kurang mengerti

bila kasihmu ibarat samudera

sempit lautan teduhtempatku mandi, mencuci lumut pada diri

tempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh

lokan-lokan, mutiara dan kembang laut semua bagiku

kalau aku ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan

namamu, ibu, yang kan kusebut paling dahulu

lantaran aku tahuengkau ibu dan aku anakmu

bila aku berlayar lalu datang angin sakal

Tuhan yang ibu tunjukkan telah kukenal

ibulah itu bidadari yang berselendang bianglala

sesekali datang padaku

menyuruhku menulis langit biru

dengan sajakku

 

 Di posting oleh : Ulma Ramadhina Widanty

Tempat Tanggal Lahir : Magetan, 09 Desember 2000

 

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

MTs Maarif 1 Ponorogo akan Gelar Kompetisi Antar SD/MI se Eks Karisidenan Madiun

logo RSAC 13.jpg3

MTs Maarif 1 Ponorogo akan melaksanakan kompetisi reguler Religion, Science and Art Competition IV yang dilaksanakan Sabtu, 15 Februari 2015. Kompetisi ini melombakan mata lomba kompetisi MIPA, Kaligrafi, Pidato, dan Tartil Qur’an.

Ketentuan lomba ini dapat diunduh di sini

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Kredo

 

book cover

BERMORAL,  BERFIKIR GLOBAL, DAN BERTINDAK LOKAL

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Profil

Profil MTs Maarif 1 Ponorogo

gedung

Visi

“Unggul dalam Penguasaan Iptek, Berakhlaqul Karimah dan Berbudaya”

Alamat:

Kompleks Pondok Pesantren Ittihadul Ummah

Jalan Soekarno Hatta VI/13 jarakan, Banyudono Ponorogo

Facebook: MTs Ma’arif Ittma Jarakan,

Website: mtsmaarif1po.wordpress.com

Email:mtsmaarif1po@yahoo.com

telp 0352-482096

POSTER PENDD

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 203 pengikut lainnya.